Tampilkan postingan dengan label SMA XAVERIUS CURUP-sosiologi box. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMA XAVERIUS CURUP-sosiologi box. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2009

SMA Xaverius, sosiologi box


SUPLEMEN Penelitian Sosial
Ilmu dan metode dalam sosiologi
Ilmu = pengetahuan ilmiah,
merupakan serangkaian pengetahuan yang tersusun secara sistematik berdasarkan metode ilmiah.
Sosiologi adalah ilmu karena merupakan pengetahuan tentang masyarakat yang diperoleh melalui metode ilmiah, dengan karakteristik : empiris,teoritis,kumulatif,non etis.
Sosiologi dikembangkan melalui penelitian dengan metode tertentu terhadap realitas social
Metode dalam sosiologi
1. Berdasarkan data :
a. kuantitatif
b. kualitatif
2. Berdasarkan cara kerja :
a. eksperimen,
b. survei/sigi
c. observasi partisipasif
d. analisis sekunder
Menurut Soerjono Soekanto, metode sosiologi terbagi menjadi :
a. Metode kualitatif
mengutamakan bahan atau hasil pengamatan yang sukar diukur dengan angka-angka (ukuran matematis), meski kejadian-kejadian itu nyata dalam masyarakat.
Meliputi :
1. metode historis : metode pengamatan yang menganalisis peristiwa-peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum.
2. metode komparatif : metode pengamatan dengan membandingkan antara bermacam masyarakat serta bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan sebagai petunjuk perilaku suatu masyarakat
b. Metode kuantitatif
Mengutamakan keterangan berupa angka-angka, gejala-gejala diukur dengan menggunakan skala,indeks, tabel, formula. (Menggunakan data statistic) :
Sosiologi juga menggunakan metode : Metode deduktif,Metode induktif,Metode empiris,Metode rasional,Metode fungsional
a. Metode deduktif : dimulai dari hal—hal berlaku umum untuk menarik kesimpulan yang khusus
b. Metode induktif : metode yang mempelajari suatu gejala khusus untuk mendapatkab kesimpulan umum
c. Metode empiris : mengutamakan keadaan nyata
d. Met rasional : mengutamakan penalaran dan logika akal sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah kemasyarakatan
e. Met fungsional : menilai keanggotaan lembaga-lembaga sosial masyarakat dan struktur sosial masyarakat
Perspektif sosiologis :
Untuk mempelajari sesuatu sebaiknya dimulai dengan membuat asumsi tentang sifat-sifat obyek yang akan diteliti.
a. P. evolusionis : Paradigma utama yang memusatkan perhatian pada pola perubahan dan perkembangan dalam masyarakat yang berbeda untuk mengetahui urutan umum yang ada. (A.Comte dan Herbert Spencer)
b. P. Interaksionis : Memusatkan perhatian terhadap interaksi antara individu dengan kelompok, terutama dengan menggunakan simbol-simbol, tanda, isyarat dan kata-kata baik lisan dan tulisan
c. P. fungsionalis : Melihat masyarakat sebagai jaringan kelompok yang bekerja sama secara terorganisir
d. P. konflik : memandang pertentangan antar kelas dan eksploitasi kelas di dalam masyarakat sebagai penggerak utama kekuatan sejarah .. Masyarakat terikat karena ada kekuatan utama kelas dominan. Kelompok ini menciptakan konsensus untuk melaksanakan nilai dan aturan mereka terhadap semua orang .
Dalam beberapa literature, dikenal pula metode :
a. Metode Eksperimen :
Kegunaan : memperoleh penjelasan ttg hubungan antar variabel. Menghasilkan data kuantitatif
Kelebihan :Memiliki kemampuan untuk melihat hubungan sebab akibat, penelitian relatif mudah
Kelemahan : Jika lingkungan penelitian tidak bisa dikontrol dengan baik , hasilnya akan bias
b. Metode Survey
Kegunaan : mengumpulkan informasi mengenai isu-isu yang tidak bisa diobservasi secara langsung, seperti sikap dan nilai.
Kelebihan : memungkinkan survey populasi dg kuesioner, bila dilakukan dg wawancara, hasil lebih mendalam
Kelemahan : kuesioner harus dipersiapkan dengan cermat dan mungkin hanya sedikit yang dikembalikan. Bila menggunakan wawancara akan membutuhkan biaya banyak dan waktu yang lama
c. Metode Observasi partisipasif
Kegunaan : Digunakan untuk penelitian yang bersifat menjelaskan dan penelitian deskriptif mengenai masyarakat dengan seting alamiah.Menghasilkan data kualitatif
Kelebihan : memungkinkan dilakukan penelitian alamiah, pada umumnya tidak mahal
Kelemahan : waktu lama, replika penelitian sulit dilakukan. Peneliti harus memiliki keseimbangan peran sebagai peneliti dan partisipan
Analisis sekunder :
Kegunaan : Dilakukan untuk penelitian yang sifatnya penjelajahan, deskriptif dan penjelasan bila data memungkikan
Kelebihan : menghemat waktu dan biaya dalam pengumpulan data. Memungkinkan dilakukan penelitian historis
Kelemahan : tidak memiliki kontrol perilaku menyimpang, data mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan penelitian
Peran teori dalam sosiologi ;
Sebagai rangkuman / ikhtisaar hal yang telah diuji kebenarannya
Memberi petunjuk terhadap kekurangan pada seseorang yang mempelajari sosiologi
Mempertajam fakta
Mengembangakan klasifikasi fakta yang diketahui pada masa lampau dan sekarang
Memberi kemungkinan proyeksi sosial

Jumat, 09 Oktober 2009

Latihan Pengayaan Kelas X
Materi : Masalah Sosial

1. Jelaskan perbedaan masalah social (problem sosial) dengan masalah masyarakat (problem masyarakat). Beri contoh.
2. Mengapa social planning itu penting?
3. Apa kaitannya antara masalah sosial kemiskinan dengan masalah social kejahatan?
4. Dari segi kualitas dan status social pelakunya, kejahatan dibagi menjadi 2 kategori. Sebutkan dan jelaskan.
5. Mengapa disorganisasi keluarga digolongkan dalam masalah sosial?
6. Win-win solution adalah salah satu cara untuk meredakan peperangan. Mengapa?
7. Uraikan factor penyebab delikuensi anak-anak.
8. Jelaskan penyebab masalah lingkungan hidup berdasarkan teori fungsional-struktural dan teori konflik
9. Apa yang dimaksud dengan konservasi sumber daya alam?
10. Apa manfaat AMDAL ditinjau dari perspektif sosiologis?
Materi pengayaan Sosiologi
Kelas X


Kehidupan Masyarakat dan Masalah lingkungan

Sosiologi adalah ilmu tentang masyarakat. Kehidupan masyarakat tidak dapat lepas dari lingkungan. Sejauh hal ini terkait dengan interaksi dan berdampak pada masyarakat, sangatlah baik untuk mengkaji dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memelihara segala aspek yang berkaitan dengan lingkungan hidup.
Lingkungan hidup dibedakan menjadi : lingkungan fisik yang meliputi semua benda mati di sekeliling manusia, lingkungan biologis yang meliputi segala organism hidup di sekeliling manusia, lingkungan social yaitu semua individu yang saling berinteraksi.
Lingkungan yang berkualitas akan meningkatkan mutu kehidupan manusia. Lingkungan yang bermasalah akan membawa masalah pula bagi kehidupan manusia. Beberapa masalah social yang tampak dewasa ini, yakni :
1. Kependudukan
2. Pencemaran Udara
3. Air
4. Keanekaragaman hayati
5. Pemanasan global
Keterangan :
1. Kependudukan
Penduduk dunia disinyalir terus bertambah. Menurut Population Reference Bereau, tahun 2010 penduduk dunia diprediksi mencapai 7 milyard jiwa. Kepadatan penduduk ini tidak merata, melainkan berkumpul dalam kelompok-kelompok sosialnya masing-masing. Ini berdampak pada kemampuan daya dukung alam.
Daya dukung alam adalah jumlah individu yang oleh sumber daya alam dapat dipenuhi kebutuhannya. Hal ini diperparah dengan rusaknya sumber daya alam akibat eksploitasi oleh manusia. Maka, upaya pengendalian pertumbuhan penduduk sangatlah penting untuk menjaga daya dukung lingkungan.
2. Pencemaran Udara
Pencemaran udara dapat terjadi di dalam maupun di luar ruangan. Menurut Environmental Protection Agency, paling tidak ada 26000 orang setiap tahunnya meninggal karena pencemaran dalam ruangan. Sedangkan menurut WHO, paling tidak 1,25 juta orang mengalami gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.
3. Air
Masalah air, diantaranya : kelangkaan air bersih, banjir dan pencemaran air. Ketiga masalah ini berdampak pada perilau social masyarakat.
4. Keanekaragaman hayati
Keanekaragaman hayati dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan makanan dan obat-obatan, menghindari banjir, tanah longsor, kelangkaan air bersih.
5. Pemanasan global
Berbagai aktivitas manusia menimbulkan efek rumah kaca, sehingga mengakibatkan perubahan iklim yang selanjutnya mengakibatkan perubahan ekosistem. Perubahan temperature bumi menyebabkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca menyebabkan penipisan lapisan ozon yang menyebabkan ultraviolet lebih banyak sampai ke bumi, yang berdampak pada kesehatan manusia.
Fenomena tersebut dapat dikaji dengan teori fungsionalis –struktural dan teori konflik social. Menurut teori Fungsionalis-struktural, kondisi lingkungan sangat tergantung pada nilai dan sikap mental masyarakat terhadap lingkungan. Nilai materialism, misalnya akan menyebabkan seseorang berlomba bahkan mengeksploitasi alam untuk meraih keuntungan sebanyak mungkin dari alam.
Menurut teori koflik, masalah lingkungan muncul karena ketidaksamaan social. Kaum elit adalah mereka yang berkuasa menentukan strategi pengelolaan lingkungan. Biasanya aturan dibuat untuk melindungi kepentingan kelompok tersebut dan melipatgandakan keuntungan yang didapat dari lingkungan.
Ada pula yang mengatakan bahwa kaum miskin juga punya andil dalam masalah lingkungan, karena kaummiskin biasanya kurang memahami cara pengelolaan lingkungan dan tidak menyadari pentingnya pemeliharaan lingkungan hidup.Hal ini diperjelas dengan banyaknya negara miskin dan negara sosialis yang bermasalah lingkungan alam.
Kedua teori ini memunculkan gagasan pentingnya pemeliharaan lingkungan hidup, yaitu dengan cara : mengontrol laju pertumbuhan penduduk, konservasi sumber-sumber terbatas, mengintensifkan daur ulang, dan menngubah sikap hidup yang egosentris(mementingkan diri sendiri) menjadi ekosentris(memperhatikan pemeliharaan lingkungan).

Selasa, 06 Oktober 2009

Gita Xaverius- sosiologi X

TUGAS SOSIOLOGI


1. Apa yang dimaksud dengan masalah sosial?
Jawab : Ketidaksesuaian antara unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial.
2. Apa perbedaan antara masalah sosial dengan patologi sosial?
Jawab : Masalah sosial , kebudayaan
Patologi Sosial , Norma-norma dan moral.
3. Uraikan dampak disorganisasi keluarga bagi perkembangan kepribadian remaja!
Jawab : Remaja kurang perhatian, pergaulan bebas, mencoba hal-hal yang tidak baik, menganggu psikologis remaja.
4. Apakah sifat eksentrik dapat dikategorikan masalah sosial? Mengapa?
Jawab : Iya, sifat eksentrik dapat dikategorikan masalah sosial. Sifat eksentrik adalah sifat yang unik, misalnya laki-laki mengunakan antingan, rambut gondrong dll. Masalah sosial yang dialami remaja sekarang ini seperti itulah. Karena pergaulan bebas, menganggap mengunakan antingan adalah trend masa kini.


NAMA KELOMPOK :
· Brigita Kusumaningtyas
· Christin
· Maria Susi H.
· Meilisa
· Ricka Utami Hably
XB